Tafsir Surat Al-Mulk Ayat 2 — Amal Terbaik (Bagian 3)
Allah menciptakan kematian dan kehidupan untuk menguji siapa yang paling baik amalnya — bukan yang terbanyak, melainkan yang paling ikhlas dan sesuai sunnah. Tafsir Surat Al-Mulk ayat 2 (Bagian 3).

Nash Ayat
الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ
"Yang menciptakan kematian dan kehidupan untuk menguji kalian, siapa di antara kalian yang paling baik amalnya, dan Dia Maha Perkasa, Maha Pengampun." (QS. Al-Mulk: 2)
Tinjauan Bahasa
الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ — "Yang menciptakan kematian dan kehidupan"
Allah yang memberi kehidupan kepada makhluk-Nya kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya, dan mematikan makhluk sesuai dengan kehendak-Nya. Makhluk akan hidup selama ruh belum terpisah dengan badan. Sedangkan jika ruh sudah terpisah dengan badan, maka makhluk tersebut disebut mati — meski raga masih utuh secara fisik.
Lafadz al-maut (mati) lebih didahulukan dari lafadz al-hayat (hidup), karena setiap makhluk berasal dari sesuatu yang tidak hidup (mati) sedangkan hidup adalah efek setelahnya — atau karena kematian lebih dekat dan sesuatu yang tak bisa dihindari. (Fathul Qadir, 5/305)
لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا — "Untuk menguji kalian, siapa di antara kalian yang paling baik amalnya"
وَأخرج ابْن أبي الدُّنْيَا وَالْبَيْهَقِيّ فِي شعب الإِيمان عَن السّديّ فِي قَوْله: {الَّذِي خلق الْمَوْت والحياة ليَبْلُوكُمْ أَيّكُم أحسن عملا} قَالَ: أَيّكُم أحسن للْمَوْت ذكرا وَله اسْتِعْدَادًا وَمِنْه خوفًا وحذراً
Ditakhrij oleh Ibnu Abi Dunya dan Al-Baihaqi dalam Syu'abul Iman dari As-Suddi pada firman Allah di atas: "Siapakah di antara kalian yang terbaik dalam mengingat mati, mempersiapkan, takut, dan waspada terhadap kematian." (As-Suyuthi, Ad-Durul Mantsur, 8/234)
Maksud Ahsanu 'Amala (Amal Terbaik)
أَحْسَنُ عَمَلًا — "Amalan terbaik"
Menurut Ibnu Katsir, yang dimaksud ahsanu 'amala adalah amal terbaik — seperti pendapat Bin 'Ajlan — dan bukan amalan terbanyak. (Tafsir Ibnu Katsir, 8/176)
Menurut Fudhail Bin Iyadh, makna ahsanu 'amala adalah amal yang paling ikhlas dan paling benar. Ia berkata: "Amal tidak akan diterima hingga ikhlas dan benar — ikhlas jika dikerjakan karena Allah Subhanahu wa Ta'ala, dan benar jika dikerjakan sesuai sunnah." (Tafsir Al-Baghawi, 8/176)
Menurut Al-Hasan, ahsanu 'amala adalah amal di sisi Allah yang paling zuhud terhadap dunia. (Tafsir Ibnu Katsir, 8/176)
Allah menciptakan kehidupan ini sebagai ujian. Allah juga menciptakan kematian sebagai balasan — karena itulah Allah menciptakan surga dan para penghuninya, menciptakan neraka dan para penghuninya. Allah menguji mereka dengan perintah beramal, anjuran, dan larangan — dari situlah didapat balasan dan sanksi. (Bahrul Ulum, 3/474)
Hikmah Ayat
- Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu terhadap makhluk-Nya — setiap detik dan setiap tarikan nafas, Allah Maha Mengetahui.
- Allah menciptakan kehidupan dan kematian untuk menguji umat-Nya agar memiliki amal-amal terbaik, karena kesudahan manusia adalah surga atau neraka.
- Amal terbaik bukan amalan yang terbanyak, namun amal yang memenuhi dua unsur: ikhlas karena Allah dan sesuai sunnah Rasulullah صلى الله عليه وسلم.
Bersambung…